10 Contoh Kumpulan Puisi Bertema Tentang Alam

www.puisi.biz.id – Alam tempat Kita tinggal begitu indah.  Sebagai manusia Kita wajib bersyukur kepada Tuhan karena hidup di dunia ini, yang memiliki keindahan alam yang dapat Kita nikmati. Tapi apakah Alam itu sebenarnya? Karena masih banyak orang yang belum mengetahui definisi tentang alam.

Apa itu alam?

Alam Menurut KBBI

segala yang ada di langit dan di bumi (seperti bumi, bintang, kekuatan)

Alam Menurut Wikipedia

Alam (dalam artian luas memiliki makna yang setara dengan dunia alam, dunia fisik, atau dunia materi) mengacu kepada fenomena dunia fisik dan juga kehidupan secara umum. Kata alam merupakan terjemahan dari bahasa Inggris “nature”, yang berasal dari kata Latin natura, atau “kualitas esensial, disposisi bawaan”, dan pada zaman dahulu, secara harfiah berarti “kelahiran”. Natura adalah terjemahan Latin dari kata Yunani physis (φύσις), yang awalnya terkait dengan karakteristik bawaan yang dimiliki tanaman, hewan, dan berbagai fitur lain di dunia.

Alam yang Kita tinggali saat ini adalah alam bumi atau alam dunia nyata. Saya dan warga Indonesia lainnya, tinggal di negara Indonesia. Kita harus bersyukur kepada Tuhan karena Kita terlahir di Indonesia.

Bayangkan Kalau kamu tidak tinggal di Indonesia. Bayangkan jika Kamu tinggal di daerah padang pasir, dimana pemandangan alam yang bisa Kamu temui hanyalah padang pasir gersang yang luas, tumbuhan yang bisa ditemui hanyalah kaktus, dan hewan yang bisa ditemui hanyalah hewan padang pasir seperti ular berbisa, unta, landak, dll. Selain itu suhu di daerah padang pasir terbilang sangat amat panas, yang bisa saja membuatmu kepanasan dan dehidrasi.

Atau bayangkan jika Kamu hidup di daerah kutub (kutub utara atau kutub selatan), yang mana Kamu hanya bisa melihat hamparan salju berwarna putih, jarang ada tumbuhan hidup di daerah kutub, dan hewan yang ada disana hanyalah hewan yang bisa hidup di suhu dingin ekstream seperti: pinguin, anjing laut, singa laut, ikan paus, dll. Selain itu suhu di daerah kutub terbilang sangat amat dingin, yang mungkin saja membuatmu membeku.

Kamu harus bersyukur tinggal di Indonesia. Indonesia memiliki banyak tempat wisata dengan pemandangan indah. Indonesia memiliki tanah yang subur, dimana Kita bisa menanam segala jenis tumbuhan, sehingga membuat Indonesia terkenal dengan julukan sebagai “zamrud di khatulistiwa”. Indonesia memiliki iklim normal, yang tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.

Indonesia memiliki ragam flora & fauna yang terbilang lengkap. Indonesia juga memiliki hewan unik yang hanya bisa ditemukan di Indonesia saja, contohnya seperti: Komodo dragon di pulau Komodo, Burung Cendrawasi di Pulau Papua, Harimau Sumatra di pulau sumatra, Badak Jawa di pulau jawa, Orang utan di pulau Kalimantan, dan lain sebagainya.

Indonesia memiliki pemandangan alam yang begitu indah, contohnya saja seperti: pantai, gunung, bukit, laut, sungai, air terjun, sawah, dan lain sebagainya.

Sebagai rasa syukur Kita karena dianugrahi alam yang begitu kaya ini, maka Kita bisa membuat puisi bertema alam. Puisi Alam adalah Puisi yang bertema tentang alam, atau puisi yang berisi tentang keindahan alam, atau bisa juga puisi yang mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan karena keindahan alam yang bisa dinikmati. Berikut admin www.puisi.biz.id telah merangkum daftar puisi tentang alam.

kumpulan puisi alam

Kumpulan Puisi Bertema Tentang Alam

1. Puisi Namaku Alam

NAMAKU ALAM

Perkenalkan, namaku adalah alam

Aku adalah tempat yang sangat indah dan mempesona

Tak ada satu hal pun yang bisa menciptakanku selain Tuhanku

Aku tempat tinggal flora dan fauna

Mencari makan, sebagai tempat tinggal, dan sebagai tempat untuk berkelana

Banyak manusia yang mencoba untuk menaklukkanku

Karena mereka ingin melihat dengan dekat bagaimana keindahanku

Bagiku, tumbuhan adalah perhiasanku

Perhiasan yang akan mempercantik tubuhku

Tanpa tumbuhan, tubuhku tak akan pernah secantik ini

Tumbuhan pula yang memberikan hawa sejuk pada diriku

Sebuah kedamaian yang tak bisa ditemukan di tempat manapun

Namun….

Berhati-hatilah denganku

Jangan mudah terlena

Jangan serakah

Dan jangan jadi pendusta

Mencoba menaklukkanku boleh

Namun kau tak pernah tahu betapa dalamnya aku

Merusakku boleh

Namun kau akan merasakan akibat dari perbuatanmu

Jadi, nikmati aku sewajarnya

Rawatlah aku sebisanya

Karena aku akan selalu menemani

Jika kau juga menemaniku

Arti Puisi Namaku Alam : Penyair sedang memberikan gambaran jika Dirinya adalah “Alam”. Hanya Tuhan yang bisa menciptakan alam yang begitu indah ini. Alam adalah tempat tinggal tumbuhan dan hewan. Alam adalah tempat mencari makan, sebagai tempat tinggal, dan sebagai tempat untuk berkelana bagi manusia. Banyak manusia yang ingin menjelajah/berpetualang/eksplorasi alam untuk melihat keindahannya. Alam akan terlihat indah jika banyak tumbuhan disana. Namun jangan Kamu mencoba untuk merusak alam, karena justru Kamu yang akan terkena dampak negatidnya. Jika Kamu merawat alam, alam akan berbuat baik kepadamu.

2. Puisi Potongan Surga Nusantara


POTONGAN SURGA NUSANTARA


Masih dalam renungan pagi
Saat burung berkata merdu
Menyanyi kicau sendu
Tentang alam hari ini

Disana terhampar potongan surga
Terlukis dalam ranah keindahan
Langit selaksa biru nan indah
Awan berarak mengikuti sang angin

Padi menunduk dalam kebersahajaan
Terhampar diatas permadani kuning alam pesawahan
Gunung terlihat gagah menjulang penuh digdaya
Pepohonan hijau berbaris menanti sang matahari

Inilah Indonesiaku, potongan surga yang Tuhan kirimkan kepada rakyat kita
Inilah Indonesiaku, keindahan lukisan Tuhan yang tergores di kanvas negeriku
Inilah Indonesiaku, hamparan keindahan yang menghias tanah airku
Inilah Indonesiaku, tanah kebanggaan hingga maut mengakhiri perpisahan

Arti Puisi Potongan Surga Nusantara : Penyair merenung di pagi hari ditemani suara burung yang sedang berkicau. Disana (Indonesia) adalah potongan surga, yang indah. Langit biru cerah disertai awan putih. Pemandangan sawah yang indah dengan padi yang sudah matang berwarna kuning. Pemandangan alam gunung yang menjulang tinggi dan barisan pepohonan hijau. Inilah Indonesiaku, Potongan surga yang dikirimkan oleh Tuhan untuk rakyat Indonesia. Sebuah tanah air kebanggaan sampai Kita (manusia) meninggal atau hingga dunia kiamat.

3. Puisi Alam Dilembah Semesta

Alam Dilembah Semesta

Angin dingin kelam berderik
Kabut putih menghapus mentari
Tegak cahyanya menusuk citra
Pahatan Gunung memecah langit
Berselimut awan beralas zamrud

Tinggi… Tajam…
Sejak waktu tidak beranjak
Di sanalah sanubari berdetak
Sunyi sepi tak beriak

Cermin ilusi di atas danau
Menikung pohon yang melambai warna
Di celah kaki-kaki menjejak karya-Nya

Di manakah aku berada?
Di mana jiwa tak mengingat rumah
Di saat hidup serasa sempurna

Sungguh jelita permadani ini
Terbarkan pesona di atas cakrawala
Tak berujung di pandang lamanya
Serasa bertualang di negeri tak bertuan alam

Arti Puisi Alam Dilembah Semesta : Secara garis besar, puisi ini menggambarkan kekagumanan penyair terhadap alam Indonesia. Saat subuh, udaranya dingin, sembari diiringi kabut di pagi hari yang menghalangi matahari. Cahaya mentari pagi yang indah, gunung-gunung menjulang tinggi, Dibawah ada tanah yang subur dipenuhi banyak pohon hijau, dan diatas ada awan putih. Danau dengan air yang jernih, seolah-olah Kita bisa bercermin. Sebuah alam yang indah tak berujung, yang membuat Kita ingin berpetualang di negeri sendiri.

4. Puisi Indahnya Alam Negeri Ini

INDAHNYA ALAM NEGERI INI

Kicauan burung terdengar merdu
Menandakan adanya hari baru
Indahnya alam ini membuatku terpaku
Seperti dunia hanya untuk diriku

Kupejamkan mataku sejenak
Kurentangkan tanganku sejenak
Sejuk, tenang, senang kurasakan
Membuatku seperti melayang kegirangan

Wahai pencipta alam
Kekagumanku sulit untuk kupendam
Dari siang hingga malam
Pesonanya tak pernah padam

Desiran angin yang berirama di pegunungan
Tumbuhan yang menari-nari di pegunungan
Begitu indah rasanya
Bak indahnya taman di surga

Keindahan alam terasa sempurna
Membuat semua orang terpana
Membuat semua orang terkesima
Tetapi, kita harus menjaganya
Agar keindahannya takkan pernah sirna

Arti Puisi Indahnya Alam Negeri Ini : Hari baru telah tiba yang disambut dengan suara kicauan burung. Penyair merasa alam yang indah ini sepertinya miliknya sendiri. Alam Indonesia ini begitu indah, sehingga membuat mata ini sulit berkedip, dan hanya ingin terus melihat keindahannya. Keindahan alam ini terus abadi dari siang sampai malam. Namun Kita harus menjaga keindahan alam ini, supaya alam ini tidak rusak.

5. Puisi Gunung Yang Telah Lama Gersang

GUNUNG YANG TELAH LAMA GERSANG

Aku dulu dilahirkan dalam alam yang permai
Dibuai dalam lindungan alam yang indah
Yang selalu mengingatkan aku pada belaian pertiwi
Selalu bersenandung rindu dalam dekapan alam

Semua kini telah dalam pandangan
Entah ke mana dan menjadi apa alam yang ku kenang dulu
Bagai ditelan dalam rakusnya manusia jahanam
Yang tiada belas kasihan dalam hidupnya

Selalu terasa pedih di hati ini
Tersayat sembilu dalam jiwa-jiwa yang kerdil
Terluka dan terobek sampai ke dalam sanubari
Tiada berbekas akan sakitnya hati

Kemana kan kucari lagi
Indahnya alam yang telah melahirkanku
Kemana aku mengadu untuk kembalinya alam permaiku
Semua telah gersang tanpa kendali dan manusia tinggal menuai bencana

Kutunggu manusia-manusia baru untuk berkarya
Tiada akal yang bisa menggapai
Entah kapan akan kembali
Gunung dan lembah yang kembali bersemi lagi

Arti Puisi Gunung Yang Telah Lama Gersang : Penyair bercerita bahwa Dia dulu dilahirkan saat aalam tempat tinggalnya masih indah. Namun semua kini hanya tersisa dalam kenangan, karena alam yang indah dahulu sekarang menjadi rusak. Alam menjadi rusak oleh manusia yang kejam dan rakus dalam mengelola alam. Hati menjadi sakit melihat alam yang sudah rusak. Manusia yang merusak alam akan merasakan dirusak oleh alam. Bencana akan datang kepada manusia jika manusia merusak alam. Semoga generasi baru dapat mengembalikan keindahan alam yang telah rusak.

6. Puisi Alamku Sahabatku

ALAMKU SAHABATKU

Alamku adalah sahabatku
Tempat aku berdiam dan tinggal
Dia telah banyak memberikan
Apa yang aku butuhkan

Dengan hujannya dia mencurahkan
Segenap air yang kami butuhkan
Dengan pepohonan yang dia tumbuhkan
Kami menghirup kesegaran

Dengan lautan yang dihamparkan
Kami berlayar mencari ikan
Dengan gunung-gunung menjulang
Kami buat persawahan

Dengan alam Tuhan memberikan
Segalanya yang manusia membutuhkan
Agar mereka bersyukur
Jangan sampai manusia kufur

Kepada-Nya kita bersujud
Merendahkan diri ini
Menjadi hamba yang mengerti
Keagungan Ilahi Robbi.

Arti Puisi Alamku Sahabatku : Kita harus menjadikan Alam sebagai sahabat Kita. karena Alam telah memberikan apa yang Kita butuhkan dan memberikan tempat tinggal. Air hujan yang dibutuhkan oleh pohon, dan pohon menghasilkan udara bersih yang dibutuhkan manusia. Dengan lautan luas, para pelaut berlayar mencari ikan.Dengan daerah pegunungan yang subur, para petani membuat sawah untuk bertani. Dengan alam yang dibutuhkan oleh manusia, Kita harus bersyukur kepada Tuhan dan jangan kufur (mendustakan nikmat Tuhan)

7. Puisi menikmati Semilir

MENIKMATI SEMILIR

Duduk aku di Gubuk Tua
Diantara bentangan sawah
Menghijau ia warnai desa
Perasaanku begitu Sentosa

Alam Hijau di pedesaan
Udara segar yang kita rasakan
Bersih jauh dari debu debu
Harus disyukuri sepanjang waktu

Aku duduk di Gubuk Tua
Memandang hijaunya sawah
Menikmati angin semilir
Memandang sungai kecil yang mengalir

Arti Puisi Menikmati Semilir : Penyair menggambarkan tentang pemandangan alam yang ada didesanya. Penyair sedang duduk dengan perasaan senang di gubuk tua yang berada di tengah sawah yang hijau. Penyair bersyukur sepanjang waktu karena hidup di desa yang masih hijau dengan udara yang bersih dan sejuk. Penyair sambil duduk di gubuk, Dia menikmati angin yang berhembus sambil memandangi sawah hijau dan sungai yang mengalir.

8. Puisi Nusantara Tercinta

NUSANTARA TERCINTA

Kutulis dalam bait-bait indah
puisi tentang nusantara
Bentuk dari ungkapan cinta
Akan indahnya Indonesia

Alam yang luas terbentang
Dari sawah hingga lautan
Gunung-gunung berjajar
Hutan hijau luas terhampar

Indonesia tanah kelahiran
Indahnya menjadi pujaan
Aku jaga sepanjang zaman
Agar lestari negeri idaman

Arti Puisi Nusantara Tercinta : Lewat bait-bait dalam puisiny, penyair mengungkapkan kecintaannya tentang keindahan Nusantara Indonesia. Alam nusantara yang luas, dengan sawah, lautan, gunung, dan hutan. Indonesia sebagai tanah kelahiran Kita, Mari Kita jaga agar selalu menjadi negeri idaman bagi orang indonesia maupun bagi orang luar negeri.

9. Puisi Alam Indonesia Tercinta


ALAM INDONESIA TERCINTA


Lihatlah, hutan kita ini
Sedikit demi sedikit, habis oleh manusia
Yang tidak memikirkan, masa depannya
Hanya mementingkan pribadi, tanpa peduli

Lewat puisi alam ini, aku bertanya
Lewat curahan kata, aku bicara
Indahnya tanahku di atas negeri
Ribuan pulau menyapa senyum bijaksana
Indonesia tercinta, pesonamu sangatlah indah

Aku lahir di sini
Di tempat surgawi
Tanahku subur, penjajah menginginkan negriku
Mereka berkelana dari kejauhan
Mereka datang berbondong
Akhirnya mereka pergi dengan semangat alam

Penjajah pergi, penjajah lenyap
Sekarang diri menjarah diri
Hutan kita habis berkeping
Sisa akar-akar yang suram

Satukan jemari, beri yang lain pencerahan
Cukup tanam satu tunas sehati
Atau lindungi yang sudah merambah
Tanpa kau ketahui kau melestarikan
Janin di masa mendatang

Sengaja gambar ini terpampang
Sengaja gambar ini tersimpan
Agar kita mengerti takkan ada lagi yang asri
Kalau kita tak peduli

Arti Puisi Puisi Alam Indonesia Tercinta : Hutan di Indonesia sedikit demi sedikit berkurang karena untuk kepentingan manusia, tanpa memperdulikan apa akubatnya di masa depan nanti. Lewat puisi ini, Aku (penyair) mengungkapkan kecintaannya terhadap alam indonesia yang indah dan mempesona. Aku (penyair) lahir di Indonesia yang tanahnya subur, sehingga banyak penjajah dari negeri yang jauh menginginkan kekayaan Indonesia. Penjajah telah pergi, namun sekarang penduduk pribumi menjajah negeri Merkea sendiri, menjadikan hutan habis, dan hanya menyisakan akar. Ayo berikan contoh kebaikan, tanam tunas tumbuhan, atau lindungi tumbuhan yang sudah ada, lestarikan calon pohon baru di masa depan. Sengaja gambar kesuburan alam ini tersimpan, untuk berjaga-jaga jika tak ada yang peduli tentang pelestarian alam. Jangan sampai alam indonesia yang subur dan asri ini hanya bisa dilihat dari gambar.

10. Puisi Hukum Alam Karya Erwin Pratama

HUKUM ALAM

Dari hutanku kau babat
flora dan fauna ku Kau habisi
Dari Pohonku Kau tebang
Udaraku kau penuhi dengan polusi.

Dari samudraku,
Kau ambil ikan.
Dari sawah-sawah ku
Kau ambil padi.

Dari isi perutku,
Kau ambil emas, besi, berlian.
Dari bersihnya udaraku,
Kau ambil sebagai nafas kehidupan.

Namun Mengapa Wahai Manusia
Kau rusak diriku ini
Padahal segalanya telah kuberikan
Dari hasil kekayaan ini.

Walaupun begitu,
Aku tak bisa mengusir Kalian
yang Aku bisa Lakukan hanyalah,
Memberikan balasan kepada Kalian.

Alam bagaikan sebuah cermin
Baik akan dibalas kebaikan
Buruk akan dibalas keburukan
Inilah hukum alam

Arti Puisi Hukum Alam Karya Erwin Pratama : Penyair (Erwin Pratama) menggambarkan dirinya sebagai alam. Dimana semua hasil dari alam diambil oleh manusia. Namun manusia terlalu tamak dan berlebihan dalam mengambil hasil dari alam. Sehingga alam menjadi hancur secara perlahan. Walaupun diperlakukan sekejam itu oleh manusia, alam tidak bisa mengusir manusia. Alam hanya bisa pasrah dengan perbuatan manusia. Namun hukum alam akan berlaku. Seperti halnya cermin, yang merefleksikan segalanya. Cermin yang memantulkan segalanya. Jika manusia berbuat baik pada alam, maka alam akan berbuat baik kepada manusia. Namun jika manusia berbuat jahat kepada alam, maka alam akan berbuat jahat kepada manusia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *